Siswa mengembangkan karya desain komunikasi visual
Empat Pilar Garuda
GARUDA CREATIVE LAB

Mengubah observasi dan ide menjadi komunikasi visual yang bermakna.

Creative Lab mempelajari Desain Komunikasi Visual sebagai proses berpikir, meriset, menyusun pesan, mengkritik, memperbaiki, dan mempresentasikan karya—bukan sekadar dekorasi atau penggunaan software.

DESIGN IS NOT DECORATION

Skill teknis tumbuh bersama karakter dan pengalaman nyata.

Development Stage menjelaskan cara dan kematangan belajar siswa. Technical Level menunjukkan kompetensi bidang. Keduanya dipantau terpisah agar perkembangan mudah dipahami dan tidak direduksi menjadi satu angka.

  • Kreativitas
  • Berpikir Kritis
  • Percaya Diri

Pilihan program dengan progres yang dapat ditelusuri.

Penempatan ditentukan melalui readiness, minat, pengalaman awal, dan tujuan siswa—bukan usia semata.
01

Visual Communication

02

Poster & Campaign

03

Identity Project

04

Portfolio Lab

Development Stage
  1. Discover
  2. Explore
  3. Develop
  4. Advance
  5. Creator / Portfolio
Technical Progression
  1. L1 Visual Explorer
  2. L2 Designer
  3. L3 Communicator
  4. L4 Creator
  5. L5 Visual Designer
  6. L6 Portfolio Creator

Kurikulum dibangun sebagai satu sistem, bukan kumpulan aktivitas.

OBSERVE. IMAGINE. DESIGN. COMMUNICATE.

01

Visual Language

Membaca dan menggunakan shape, image, symbol, serta visual storytelling.

02

Composition & Typography

Menyusun hierarchy, ruang, keseimbangan, dan tipografi agar pesan mudah dipahami.

03

Color & Image-Making

Memilih warna dan teknik visual sebagai keputusan komunikasi, bukan hiasan.

04

Design Process

Brief, research, ideation, critique, iteration, finalization, dan reflection.

05

Presentation

Menjelaskan tujuan, keputusan, perubahan, dan dampak karya secara percaya diri.

Dari baseline menuju karya yang terlihat.

  1. Minggu 1

    Baseline & Goal

    Coach memahami kesiapan awal, mengonfirmasi penempatan, dan menyepakati target term.

  2. Minggu 2-4

    Fondasi

    Siswa mempelajari konsep dan keterampilan inti melalui latihan terpandu.

  3. Minggu 5-8

    Aplikasi & Proyek

    Pengetahuan digunakan untuk menjawab tantangan dan membangun karya nyata.

  4. Minggu 9-10

    Refinement

    Siswa menguji, memperbaiki, berkolaborasi, atau berlatih untuk presentasi akhir.

  5. Minggu 11

    Assessment

    Coach menilai perkembangan teknis dan kompetensi Garuda melalui evidence.

  6. Minggu 12

    Show Your Work

    Hasil ditampilkan, direfleksikan, lalu diterjemahkan menjadi tantangan berikutnya.

Belajar menjadi pengalaman yang bisa dilihat dan direfleksikan.

Signature experience bukan tambahan dekoratif. Setiap kegiatan punya learning objective, evidence, assessment, dan next challenge.

My First Poster / Brand

Fondasi visual diterapkan pada brief yang sederhana, terarah, dan dapat dijelaskan.

Poster Campaign

Siswa merancang pesan visual untuk isu atau tujuan yang relevan.

Design for Music / A Cause

Karya visual terhubung dengan konteks nyata dan learning objective lintas bidang.

Portfolio Exhibition

Proses, iterasi, final work, dan reflection ditampilkan sebagai visible achievement.

STUDENT PASSPORT

Perkembangan tidak berhenti pada kehadiran.

Satu catatan perkembangan menyatukan stage, level, goal, attendance, karya, feedback, achievement, dan tantangan berikutnya.

  • Brief, research, sketch, dan ide awal
  • Iteration serta feedback yang ditindaklanjuti
  • Final output, presentation, dan exhibition
  • Reflection, level, portfolio, dan next challenge
QUALITY & SAFETY

Kualitas pengalaman harus berasal dari sistem.

  • Ownership, attribution, dan copyright awareness
  • Penggunaan online assets secara bertanggung jawab
  • Desain tidak digunakan untuk manipulation atau harassment
  • AI mendukung proses belajar, bukan menggantikan reasoning dan ownership siswa

Struktur disesuaikan dengan tujuan dan kebutuhan delivery.

Capacity tidak ditentukan dari jumlah kursi yang muat, tetapi dari kualitas feedback, alat, supervision, safety, dan progress siswa.

Project-Based Term

Skill lesson dan guided practice bermuara pada brief, critique, iteration, dan karya akhir.

Small Group

Ukuran kelompok dijaga agar feedback, diskusi, dan critique tetap berkualitas.

Portfolio Lab

Siswa menyusun rangkaian proses dan karya menjadi portfolio yang koheren.

Cross-Academy Project

Desain dapat mendukung music, coding, robotics, atau impact project dengan objective jelas.

MULAI DENGAN DISCOVERY SESSION

Temukan jalur belajar yang paling tepat.

Discovery Session membantu memahami minat, kesiapan, pengalaman awal, dan tantangan berikutnya untuk anak.
JADWALKAN DISCOVERY SESSION